Perkuat Sinergi Sektor Energi
PARTNERSHIP: Kadisnakertrans Kabupaten Muba Herryandi Sinulingga hadiri Partnership Gathering PPSDM Migas 2026 pada Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Kantor PPSDM Migas, Cepu, Jawa Tengah.--
MUBA, KORANRADAR.ID - Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) menyelenggarakan acara Partnership Gathering PPSDM Migas 2026 pada Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Kantor PPSDM Migas, Cepu, Jawa Tengah. Acara ini menjadi momentum krusial untuk mempererat kolaborasi antara pemerintah, industri, dan akademisi dalam mencetak SDM unggul di sektor hulu dan hilir migas.
Acara dibuka oleh Kepala PPSDM Migas, Waskito Tunggul Nusanto, dan dihadiri jajaran petinggi sektor energi nasional, termasuk Kepala BPSDM ESDM, Kepala SKK Migas, serta Kepala BPH Migas.
Hadir secara langsung, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Herryandi Sinulingga, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan pusat terhadap pengembangan kompetensi Generasi Muda Muba.
"Kami mengucapkan terima kasih karena tahun ini sebanyak 15 Generasi Muda Muba telah dinyatakan lulus seleksi dan akan segera di didik di PPSDM Cepu melalui dukungan anggaran APBN. Kami berharap di tahun-tahun mendatang kuota ini terus bertambah, melengkapi program kerja sama yang juga kami gagas melalui anggaran APBD Muba," ujar Sinulingga di sela acara.
Sinulingga juga menekankan pentingnya langkah pasca-pelatihan. "Kami sangat berharap adanya kolaborasi konkret antara Kementerian ESDM, Kementerian Ketenagakerjaan, SKK Migas, dan PPSDM Serta Perushaan Migas yang beroperasi di Muba dan Di Indonesia untuk memfasilitasi program pemagangan Kerja.
Pengalaman kerja seringkali menjadi kendala bagi lulusan baru termasuk yang telah lulus dari PPSDM dan mendapat sertifikasi nasional , sehingga Program magang kerja adalah solusi nyata agar putra daerah Muba dan putra daerah lainnya yang telah dididik bekerja sama dengan PPSDM betul betul siap kerja dan berdaya saing tinggi, Kedepanya " tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kadisnakertrans Kabupaten Rokan Hilir, Firdaus, turut memberikan dukungan penuh terhadap usulan Kadisnakertrasn Muba, penguatan kualitas tenaga kerja daerah penghasil migas melalui standardisasi sertifikasi.
"Kehadiran kami di Partnership Gathering ini adalah langkah strategis untuk memastikan tenaga kerja asal Rokan Hilir memiliki kualifikasi yang relevan dengan kebutuhan industri migas terkini. Kami sepakat bahwa sinkronisasi antara pusat dan daerah sangat penting agar putra-putri daerah tidak hanya menjadi penonton di wilayahnya sendiri, tetapi menjadi tenaga ahli yang tersertifikasi secara resmi oleh lembaga kredibel seperti PPSDM Migas," ungkap Firdaus.
Ia juga menambahkan bahwa ke depannya, Rokan Hilir akan terus mendorong pola kerja sama yang terintegrasi agar penyerapan tenaga kerja lokal di berbagai proyek strategis migas dapat berjalan lebih optimal ujarnya.
Gathering ini turut dihadiri oleh berbagai entitas strategis, mulai dari pemerintah daerah seperti Bojonegoro, Tuban, dan Sorong, pimpinan industri migas seperti PT Pertamina Group, Exxon Mobil Cepu Ltd, dan Medco E&P Indonesia, hingga akademisi dari berbagai perguruan tinggi migas.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan peluncuran Booklet Layanan PPSDM Migas yang diharapkan menjadi katalisator kerja sama sektor energi di masa depan. (ace)