Curi Perhatian Presiden, Lahat Dilirik Investor di AOE 2025

Presiden Prabowo dan Ketua Umum Apkasi H Bursah Zarnubi hdairi pembukaan Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025, Trade, Tourism, Investment & Procurement yang digelar di ICE BSD, Tangerang.--

LAHAT, KORANRADAR.ID - Produk unggulan Kabupaten Lahat kembali menjadi sorotan nasional dalam Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025, Trade, Tourism, Investment & Procurement yang digelar di ICE BSD, Tangerang, belum lama ini. 

Pameran akbar ini secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan pemukulan gong.

Gelaran AOE tahun ini mengusung tema “Produk Lokal Mengglobal”, yang menjadi semangat utama dalam memperkenalkan potensi daerah ke pasar nasional dan internasional. Ajang bergengsi ini diikuti lebih dari 295 peserta, termasuk pemerintah kabupaten dari 38 provinsi, kementerian/lembaga, BUMN, pelaku usaha, hingga mitra internasional.

Ketua Umum Apkasi H Bursah Zarnubi, menegaskan bahwa AOE bukan sekadar pameran, melainkan forum strategis untuk memperkuat kolaborasi pusat dan daerah, sekaligus membuka peluang investasi global.

“Kita tidak sekadar membuka pameran, tetapi meneguhkan semangat kemandirian daerah dan memperkuat kerja sama Indonesia dengan dunia,” ujarnya.

Bursah juga menyampaikan komitmen Apkasi mendukung program Presiden, mulai dari Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga penanganan stunting, yang dinilai memberi dampak nyata di masyarakat.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengapresiasi peran Apkasi yang konsisten mendorong penguatan daerah. Ia menekankan pentingnya pemerintahan yang adil, bersih, dan efisien.

“Kunci pembangunan bangsa ada tiga, tentara unggul, keamanan unggul, dan pemerintahan yang adil serta bersih. Efisiensi anggaran dan kerja nyata untuk rakyat harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Prabowo juga memuji Bursah Zarnubi yang berhasil menghemat anggaran hingga Rp425 miliar untuk dialihkan ke program swasembada pangan dan pengairan sawah. “Ini contoh kepala daerah yang bekerja nyata. Kepala daerah lain harus mencontoh efisiensi ini,” tambah Presiden.

Dalam AOE 2025, Kabupaten Lahat memamerkan beragam produk unggulan khas daerah, mulai dari kopi Lahat, kerajinan tangan, hingga produk UMKM berbasis budaya lokal, yang mendapat perhatian pengunjung dan pelaku usaha. Kehadiran brand lokal ini diharapkan mampu membuka peluang kerja sama dengan investor nasional maupun global.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan, Apkasi yang kini beranggotakan 416 bupati menjadi wadah strategis memperkuat regulasi daerah, meningkatkan pelayanan publik, serta mendukung penuh program nasional. “Forum ini bukan hanya ajang pameran, tapi ruang strategis memperkuat tata kelola pemerintahan daerah,” jelas Tito. (man)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan