PDS PA Palembang Edukasi Santri Cegah Kanker dalam Rangka International Pathology Day

Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Anatomi (PDS PA) Cabang Palembang membuktikan komitmennya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Dalam rangkaian peringatan International Pathology Day 2025, PDS PA Palembang menggelar keg--

 
PALEMBANG, KORANRADAR.ID - Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Anatomi (PDS PA) Cabang Palembang membuktikan komitmennya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya generasi muda.  Dalam rangkaian peringatan International Pathology Day 2025, PDS PA Palembang menggelar kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada edukasi kesehatan remaja dan deteksi dini penyakit di Pondok Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah, Palembang.
 
Mengusung tema global “The Global Pathology Workforce,” kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pemeriksaan kesehatan gratis, tetapi juga upaya strategis untuk meningkatkan literasi kesehatan di kalangan santri. Acara ini merupakan kolaborasi apik antara PDS PA Cabang Palembang dengan Universitas IGM Palembang. Ketua PDS PA Cabang Palembang, Prof. dr. Krisna Murti, Sp.PA., Subsp. HLE (K), M.Biotech.Stud, Ph.D, yang membuka acara secara resmi, menjelaskan peran vital patologi dalam kampanye kesehatan publik. “Patologi anatomi adalah ujung tombak penegakan diagnosis penyakit, terutama kanker. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan dan deteksi dini,” jelas Prof. Krisna.
 
Prof Krisna juga mengharapkan, kedepan kewspadaan masyarakat terhadap penyakit lebih meningkat. "Karena kalau lebih cepat terdeteksi maka angka kesembuhan akan lebih tinggi," ujarnya.
Prof Krisna menambahkan, selama ini Patologi hanya dikenal berperan mendiagnosis penyakit di balik layar. "Dengan kegiatan ini, kami ingin berbagi ilmu tentang bagaimana penyakit berkembang, dari yang jinak hingga menjadi ganas,” jelas Prof. Krisna.
 
Pemahaman mekanisme ini, menurut Prof. Krisna, adalah kunci pencegahan.“Kami ingin masyarakat sadar bahwa pemyakit bisa dicegah dengan mengubah gaya hidup, dan yang terpenting, bisa ditemukan secara dini dengan cara yang cepat dan murah," ujarnya.
Ketua Pelaksana acara, dr. Indah Yunalda, Sp.PA, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah perwujudan komitmen dokter patologi anatomi untuk proaktif dalam pencegahan penyakit.
 “Kanker masih menjadi tantangan besar. Edukasi sejak dini dapat membantu remaja mengenali risiko dan menjaga kesehatan agar proses belajar mereka berlangsung optimal,” ujar dr. Indah.
Ust Rudi Heryanto SAg, Head of lslamic Boarding School Pondok Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang menyambut baik kegiatan ini."Ini sangat positif karena memotivasi santri kami agar lebih waspada dan bisa menjaga kesehatan dengan gaya hidup sehat. Kami sangat berterima kasih karena acara ini digelar di Ponpes," ujarnya.
Santriwan santriwati terlihat antusias mengikuti sesi penyuluhan yang dibawakan oleh tiga narasumber spesialis dari PDS PA Cabang Palembang. Materi yang disampaikan meliputi kesehatan remaja, strategi pencegahan kanker, hingga demonstrasi Bantuan Hidup Dasar (BHD). Setelah sesi edukasi interaktif, para santri juga mendapatkan layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, termasuk pengukuran antropometri, pemeriksaan tekanan darah, dan konsultasi kesehatan umum. 
Layanan ini diberikan langsung oleh tim dokter spesialis Patologi Anatomi bersama para PPDS FK Unsri (Program Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya).

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan