HAB ke-80 Kemenag, Kakanwil Sumsel: Jangan Lupakan Sejarah dan Jasa Pendahulu

Memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Wilayah Kemenag Sumatera Selatan menggelar kegiatan ziarah ke makam para tokoh sesepuh dan mantan pimpinan Kemenag Sumsel--

PALEMBANG, KORANRADAR.ID – Memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Wilayah Kemenag Sumatera Selatan menggelar kegiatan ziarah ke makam para tokoh sesepuh dan mantan pimpinan Kemenag Sumsel, Sabtu (03/01/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian para pendahulu.

Ziarah dilakukan ke makam sejumlah tokoh penting yang telah berkontribusi besar dalam membangun dan menguatkan tata kelola kehidupan beragama di Sumatera Selatan. Para sesepuh yang diziarahi antara lain KH. A. Rasyid Siddiq, KH. Azom Romli, KH. Husin Abdul Mu’in, KH. Abdul Aziz Yusuf, KH. Saleh Bina, KH. Sayid Salim, KH. Najib Haitami, dan KH. Mal An Abdullah.

Makam para tokoh tersebut tersebar di beberapa lokasi pemakaman umum, yakni TPU Puncak Sekuning Palembang, TPU Kamboja Palembang, TPU Telaga Swidak Palembang, TPU Kebun Bunga Palembang, serta TPU Meranjat Kabupaten Ogan Ilir.

Rangkaian ziarah diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, serta prosesi tabur bunga sebagai simbol penghormatan dan penghargaan atas jasa para pendahulu. Kakanwil Kemenag Sumsel bersama jajaran pejabat eselon III dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Sumsel, Emilia Syafitri Irwan, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat.

Syafitri Irwan menegaskan, ziarah ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momentum refleksi bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag yang masih aktif bertugas.

“Kita berdiri di sini hari ini karena perjuangan para sesepuh kita terdahulu. Jangan sampai kita melupakan sejarah dan jasa para pendahulu yang telah meletakkan dasar kuat bagi Kementerian Agama, khususnya di Sumatera Selatan,” ujarnya di sela-sela ziarah di TPU Puncak Sekuning Palembang.

Menurut Kakanwil, para tokoh pendahulu Kemenag telah melalui dinamika dan tantangan yang sangat berat, terutama pada masa awal berdirinya kementerian setelah Indonesia merdeka. Namun, dengan semangat pengabdian yang tulus, mereka mampu menjaga kerukunan umat dan membangun fondasi kelembagaan yang kokoh.

Ia juga mengaitkan nilai perjuangan para sesepuh tersebut dengan tema HAB ke-80 Kemenag, yakni “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Tema tersebut, kata dia, merupakan kelanjutan dari estafet perjuangan para pendahulu dalam merawat harmoni kehidupan beragama.

“Sinergi yang kita gaungkan hari ini adalah warisan dari para tokoh terdahulu. Mereka telah memberi teladan bagaimana menjaga persatuan dan kerukunan di tengah perbedaan. Nilai-nilai itulah yang harus terus kita rawat dan lanjutkan,” tegasnya.

Syafitri Irwan berharap, melalui kegiatan ziarah ini, ASN Kemenag Sumsel dapat menumbuhkan rasa memiliki yang lebih kuat terhadap institusi serta meningkatkan komitmen pengabdian dalam menjalankan tugas pelayanan kepada umat dan bangsa.

“Kita patut dan layak untuk mendoakan para pendahulu kita. Semoga Allah SWT mengampuni dosa dan kesalahan mereka, memberikan kelapangan dan kebahagiaan di alam kubur, serta memasukkan mereka ke dalam surga,” pungkasnya.

Ziarah sesepuh ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HAB ke-80 Kemenag di Sumatera Selatan, yang juga diisi dengan berbagai agenda lainnya, seperti bakti sosial, perlombaan seni dan olahraga, serta pelaksanaan upacara bendera sebagai puncak peringatan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan