Anindya Bakrie: Kadin Indonesia Ajak Semua Pihak Jaga Kerukunan demi Stabilitas Ekonomi Nasional

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie,--
JAKARTA, KORANRADAR.ID - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi kondusif di tengah aksi unjuk rasa yang belakangan terjadi. Menurut Anindya Bakrie, stabilitas keamanan sangat krusial agar aktivitas ekonomi tetap berjalan dan tidak berdampak buruk bagi masyarakat.
Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, Anindya Bakrie menekankan bahwa kondisi ekonomi saat ini harus dihadapi dengan tenang dan kolaborasi. Ketika situasi keamanan tidak kondusif, kegiatan ekonomi akan terganggu, yang pada akhirnya merugikan masyarakat luas. Ia meyakini bahwa dialog adalah cara terbaik untuk menyampaikan aspirasi.
Lebih lanjut, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online, dan simpati kepada Moh Umar Amirudin, yang terluka dalam insiden serupa. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Anindya Bakrie juga menyatakan dukungan penuh terhadap pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menginstruksikan pengusutan tuntas dan transparan terhadap insiden tersebut. Presiden juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada pemerintah untuk bekerja demi kepentingan rakyat.
BACA JUGA:Kopi Robusta Khas Lahat Siap Mendunia
"Kepala negara juga mengimbau kepada seluruh bangsa Indonesia untuk selalu waspada karena ada unsur-unsur yang selalu ingin terjadi huru-hara dan chaos," kutip Anindya Bakrie.
Pihak Kadin mengimbau para penyelenggara negara untuk segera membuka ruang dialog dengan kelompok masyarakat yang menyampaikan aspirasi. Menurut Anindya Bakrie, semangat "Indonesia Incorporated" atau gotong royong harus dikedepankan dalam setiap diskusi.
Anindya Bakrie menambahkan, para pengambil kebijakan harus sungguh-sungguh memperhatikan kondisi riil yang dihadapi masyarakat, seperti kesulitan ekonomi, pendapatan minim, biaya hidup tinggi, dan kesenjangan sosial.
"Kadin mengimbau semua pihak agar memberikan kesempatan kepada Presiden dan pemerintahannya untuk bekerja, melaksanakan janji politik kepada rakyat Indonesia," tutup Anindya Bakrie.