Bawa Segudang Ide Brilian
General Manager (GM) di The Excelton Hotel Palembang, Ismail Sazali sudah membuat gebrakan dan segudang ide brilian untuk memberi warna baru--
KORANRADAR.ID - Baru menginjak hitungan bulan menempati posisi General Manager (GM) di The Excelton Hotel Palembang, Ismail Sazali sudah membuat gebrakan dan segudang ide brilian untuk memberi warna baru.
Pria kelahiran Tangerang, Banten, 5 Mei 1983 ini bahkan punya target menjadikan hotel bintang lima yang berlokasi di Jalan Demang Lebar Daun ini sebagai pilihan tempat untuk nongkrong sambil menikmati berbagai sajian kuliner menggelitik lidah.
“Selama ini, orang menganggap hotel itu cuma buat nginap. Saya ingin mengubah itu dengan menjadikan hotel ini sebagai tempat makan dengan harga terjangkau. Jadi datang ke sini buat makan, bisa bareng keluarga, teman, dan relasi bisnis dengan harga yang ramah. Ini target saya,” ujar lulusan Universitas Satyagama Jakarta Jurusan Manajemen Hotel ini
Berbekal pengalaman sebagai Executive Chef yang sudah melanglang buana di berbagai hotel berbintang di Jakarta hingga Kuwait dan Amerika sebelum menempati posisi GM, ini bukan perkara sulit. Apalagi dirinya diakui memiliki kemampuan dalam meningkatkan revenue F&B.
BACA JUGA:Destinasi Baru Akhir Pekan, BBQ, Beat & Chill The Excelton Hotel Palembang Siap Manjakan Pengunjung
BACA JUGA:Jelajah Rasa Italia di Allegro The Excelton Palembang, Wajib Coba Pizza Tropical Con Banane
”Saya bilang, saya bisa rubah. Saya bisa naikin rating challenge saya adalah bagaimana caranya revenue F&B lebih tinggi dibandingkan revenue yang dulu,” ungkapnya pasti.
Namun, menurut pria dengan dua anak, Rosemary dan Olive ini, bekal tersebut belum cukup. Perlu memiliki strategi yang tepat dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan dalam industri perhotelan.
Beruntung, hal ini ia peroleh pengalaman menjadi GM di beberapa hotel ternama seperti Santika Hotel, Aston, Soll Marina Group, dan lainnya sebelum akhirnya di The Excelton Hotel Palembang.
Masih berbicara tentang F&B, ia ingin mengubah konsep F&B memiliki nilai jual dan menjadi daya pikat masyarakat untuk datang menginap. Berkiblat dari para senior, ia menemukan pemahaman dan kiat jitu bagaimana F&B bisa memegang peran penting bagi kemajuan hotel.
“Ada beberapa Direktur Operasional dan CEO hotel group mereka hampir rata-rata basicnya dari F&B atau Chef karena mereka merupakan senior saya yang pernah mendidik saya sebelumnya. Kenapa mereka bisa menjadi orang nomor satu, ternyata strateginya adalah bisa meng-create bagaimana di dapur masakan harus enak, presentasi harus baik,harus komplit, sensasinya bagus dan itu juga diterapkan di kamar Hotel” terangnya.
Tak perlu waktu lama untuk mewujudkan hal tersebut, ia meresmikan Allegro Lounge beberapa waktu lalu. Tempat yang berada di Lantai M1 hotel yang menyajikan kuliner khas Italia dengan harga terjangkau.
“Ini salah satu gebrakan kita, datang ke hotel tidak untuk menginap tetapi untuk cari makan,” imbuhnya.
Selain Allergo, masyarakat juga bisa menikmati berbagai sajian kuliner di Chatay yang menawarkan hidangan khas Chinese dan Thailand, lalu ada Seruni Restaurant dengan menu nusantara. Dalam waktu dekat akan hadir Sky Lounge, bagi pencinta menu sehat. (henny)