Ponpes Raudhatul Ulum Contoh Pendidikan Berkualitas di Sumsel
Gubernur Sumsel H Herman Deru menghadiri Haflah Milad ke-76 dan Wisuda Kelas Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Salatiga Tahun Ajaran 2025/2026 --
KORANRADAR.ID - Gubernur Sumsel H Herman Deru menghadiri Haflah Milad ke-76 dan Wisuda Kelas Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Salatiga Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung Olahraga dan Serbaguna Kampus A Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Salatiga Indralaya, belum lama ini.
Dalam sambutannya, Herman Deru mengaku bersyukur dapat kembali hadir setelah lima tahun dan melihat perkembangan pesantren yang dinilainya sangat pesat. “Alhamdulillah, setelah lima tahun saya hadir lagi di sini dan melihat keadaan yang begitu cepat berubah dengan sangat baik,” ujar Herman Deru.
Ia juga menyampaikan selamat kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan serta memberikan apresiasi kepada jajaran pondok pesantren yang dinilai berhasil mencetak alumni berkualitas dan berkiprah di berbagai daerah.
“Selamat kepada siswa yang sudah lulus dan apresiasi kepada jajaran pesantren yang telah menciptakan alumni yang berkiprah di berbagai daerah sehingga menjadi kebanggaan dan mengharumkan almamater,” katanya.
Atas nama Pemerintah Provinsi Sumsel, Herman Deru mengaku sangat terbantu dengan keberadaan pondok pesantren dalam mencetak generasi muda yang intelektual dan berkarakter.
BACA JUGA:Komitmen Dorong UMKM Naik Kelas, Gubernur Sumsel Buka Jambore UMKM Forketas 2026
BACA JUGA: Gubernur Sumsel Herman Deru Launching Pelabuhan Tanjung Carat, Masalah Lahan Tuntas
“Saat ini pondok pesantren di Sumsel sudah lebih dari 700. Tentu Pondok Pesantren Raudhatul Ulum ini menjadi contoh,” ucapnya.
Herman Deru juga menekankan pentingnya ilmu pengetahuan dan pembangunan karakter bagi generasi muda di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
“Semakin banyak ilmu, semakin tinggi value kita. Contohnya B.J Habibie karena ilmu pengetahuannya. Sampai sekarang keturunannya masih menerima royalti. Artinya, ini adalah tempat orang-orang pandai yang dididik oleh guru, dan tantangannya berat,” ungkapnya.
Menurut Herman Deru, kualitas pendidikan di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum telah terbukti melalui banyaknya lulusan yang diterima di perguruan tinggi ternama.
“Terbukti 85 persen aliyahnya diterima di perguruan tinggi negeri ternama. Selama ini orang tua mati-matian ingin sekolah negeri, namun Pondok Pesantren Raudhatul Ulum menepis anggapan itu karena mutu, kualitas, dan lulusannya cerdas serta sudah terbukti,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan agar para lulusan mampu mengikuti perkembangan zaman dan teknologi tanpa meninggalkan karakter serta nilai-nilai moral.
BACA JUGA:Gelar Apel Gabungan dan Halal Bihalal 2026, Gubernur Sumsel Tekankan Loyalitas dan Efisiensi