BNI Salurkan KUR Rp1,7 Triliun Hingga Februari 2026, Sektor Perdagangan Jadi Penopang Utama

PT BNI telah mendistribusikan Rp 1,7 Triliun dana KUR. Capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi geliat ekonomi kerakyatan di awal tahun.--

PALEMBANG, KORANRADAR.ID – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di awal tahun 2026. Hingga periode Februari 2026, BNI sukses merealisasikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp1,7 triliun.

Capaian ini menjadi sinyal positif bagi geliat ekonomi kerakyatan, di mana program pembiayaan ini telah menjangkau 7.607 debitur pelaku usaha produktif di berbagai wilayah Indonesia.

Melampaui Target Awal Tahun

Kinerja penyaluran KUR BNI pada pembukaan tahun ini tercatat melampaui ekspektasi. Realisasi hingga Februari 2026 telah mencapai 104 persen dari target proporsional yang ditetapkan. Akselerasi yang signifikan ini menegaskan peran strategis perbankan dalam mendorong pertumbuhan sektor riil dan memperkuat distribusi barang serta jasa.

Dari berbagai lini usaha yang dibiayai, sektor perdagangan muncul sebagai kontributor utama yang mendominasi penyerapan dana. Tingginya minat ini didorong oleh skema KUR yang menawarkan suku bunga ringan serta proses pengajuan yang kian cepat dan mudah.

BACA JUGA:Cara Dapat Pinjaman Rp100 – Rp500 Juta di KUR BRI 2026: Simak Syarat Lengkap dan Tabel Cicilannya!

BACA JUGA:Perkuat Ekonomi Umat, Bank Syariah Indonesia Salurkan KUR Syariah Rp1,65 Triliun

Kualitas Kredit Tetap Terjaga

Meski agresif dalam penyaluran, BNI tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian untuk menjaga kesehatan portofolio kredit. Hal ini tercermin dari rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) KUR yang terjaga di level 2,70 persen.

Angka tersebut membuktikan bahwa pengelolaan risiko berjalan efektif melalui:

  • Analisis kelayakan usaha yang selektif.

  • Pendampingan berkelanjutan bagi para debitur.

  • Pemantauan berkala terhadap perkembangan unit usaha yang dibiayai.

Dorong Digitalisasi dan Efek Berganda

Kinerja positif ini diharapkan mampu menciptakan multiplier effect bagi ekonomi nasional, mulai dari perluasan skala usaha, peningkatan produksi, hingga penciptaan lapangan kerja baru.

Ke depan, BNI berkomitmen untuk terus mengoptimalkan jangkauan KUR melalui transformasi teknologi digital. Proses pengajuan hingga penyaluran kini diarahkan secara digital guna meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan layanan yang lebih cepat bagi pelaku UMKM.

Dengan prospek yang menjanjikan di tahun 2026, KUR BNI diharapkan terus menjadi motor penggerak utama dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di Indonesia.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan