Hari Kemenangan

Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriyah tahun ini disambut dengan penuh semangat di berbagai penjuru negeri.--

“Kami merasa lebih bisa menikmati momen ini tanpa terburu-buru. Kami banyak bercerita tentang pengalaman puasa, saling mengingatkan untuk terus berbuat baik, dan tentu saja, saling memaafkan," ujarnya.

Lebih lanjut, kesederhanaan perayaan ini juga dapat menjadi pengingat akan kondisi saudara-saudara kita yang mungkin sedang diuji oleh berbagai cobaan.

Dengan tidak berlebihan dalam merayakan, diharapkan dapat lebih peka dan tergerak untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.

Idul Fitri 1447 H mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu diukur dari kemewahan materi, melainkan dari kedamaian hati, keharmonisan hubungan, dan ketakwaan yang terus terjaga.

Momen ini adalah undangan untuk terus melangkah menjadi pribadi yang lebih baik, membawa nilai-nilai Ramadan ke dalam setiap aspek kehidupan di sebelas bulan berikutnya.

Semoga semangat Idul Fitri yang sederhana namun penuh makna ini terus membekas, menjadikan kita insan yang lebih bertakwa dan bermanfaat bagi sesama. 

Gubernur Sumsel H Herman Deru:

“Pada momentum Idul Fitri ini, atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saya mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri dan mohon maaf lahir dan batin.

Mohon maaf jika pembangunan di Sumsel belum sempurna, namun kami akan selalu memberikan yang terbaik bagi warga Sumsel.” 

Walikota Palembang H Ratu Dewa:

"Minal 'Aidin wal-Faizin, bersama keluarga kami mohon maaf lahir dan batin. "Harapan kita juga, semoga lebaran kali ini penuh dengan suka cita, kehangatan dan saling memaafkan satu sama lainnya.

Idul Fitri merupakan momentum introspeksi diri. Kita terus berupaya untuk selalu berbenah akan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Kota Palembang.”

 

 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan