Tegaskan Komitmen Sumsel Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Gubernur Sumsel H Herman Deru, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Sumsel dalam mendukung dan menyukseskan Program MBG--

SUMSEL, KORANRADAR.ID - Gubernur Sumsel H Herman Deru, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Sumsel dalam mendukung dan menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penegasan tersebut disampaikannya saat menghadiri Rapat Konsolidasi Program MBG bersama kasatpel, mitra, dan yayasan se-Provinsi Sumsel di Hotel Aryaduta Palembang, akhir pekan lalu.

Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi kehadiran Program MBG yang dinilai selaras dengan berbagai upaya Pemprov Sumsel dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya penurunan angka stunting.

“Sumsel menjadi provinsi dengan penurunan stunting terbaik. Di penghujung tahun, kita bahkan diundang khusus oleh Kementerian Kesehatan karena berbagai upaya yang kita lakukan berhasil. Sumsel kini menjadi provinsi dengan prevalensi stunting nomor dua terkecil setelah Jawa Barat,” ujarnya.

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Soroti Infrastruktur hingga ODOL

BACA JUGA:Pimpin Apel Program Belida, Gubernur Herman Deru Target Zero Lubang

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari penguatan kemandirian pangan yang telah dibangun sejak beberapa tahun terakhir.

Ia mengisahkan, saat pandemi Covid-19 melanda dan inflasi melonjak hingga pertumbuhan ekonomi sempat minus, pemerintah pusat menginstruksikan daerah untuk mendatangkan bahan baku dari luar dengan ongkos diganti. Namun, Sumsel memilih langkah berbeda dengan memperkuat kemandirian daerah.

“Saya berpikir, kalau semua daerah mendatangkan bahan dari luar, pasti terjadi rebutan dan harga makin tidak terkendali. Dari situlah lahir Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP),” jelasnya.

Melalui dukungan CSR perbankan, termasuk Bank Mandiri, Pemprov Sumsel mendorong pengembangan ternak ayam, ikan air tawar, belut, serta pemberian bantuan bibit tanaman seperti cabai dan bawang guna menjaga keseimbangan suplai dan permintaan yang berpotensi memicu inflasi.

BACA JUGA:Tanggapi Keluhan Air Bersih, Gubernur Sumsel Tinjau PT TSM

BACA JUGA:Gubernur Letakkan Batu Pertama Jalan Khusus Angkutan Batu Bara di Muba

Gerakan yang dicanangkan pada November 2021 tersebut terbukti mampu menjaga stabilitas harga. Bahkan, Sumsel berhasil meraih penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) selama lima tahun berturut-turut.

“Saat Program MBG masuk, banyak daerah panik karena khawatir terjadi perebutan bahan pangan. Namun Sumsel tidak, karena kita sudah memiliki fondasi kemandirian. Telur tidak pernah kekurangan, daging ayam dan ikan air tawar melimpah. Ekosistem ekonomi tetap terjaga,” tegasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan