Terungkap Ada Masalah di Perusda Petro Prabu
Anggota DPRD Prabumulih Komisi II Hj Herawati, menilai manajemen Petro Prabu ruwet ibarat benang kusut.--
PRABUMULIH, KORANRADAR.ID - Rapat dengar pendapat (RDP) bersama Perusda Petro Prabu, yang dilaksanakan oleh DPRD Kota Prabumulih melalui Komisi II, kemarin, terungkap sejumlah masalah.
Di antaranya status Plt Direktur Perusda Petro Prabu yang disorot, dan juga jumlah karyawan. Hal ini dikarenakan dalam RDP tersebut diketahui ada sebanyak 74 orang, padahal hanya 20-30 orang serta kurangnya komunikasi.
Dengan berbagai persoalan tersebut, anggota DPRD Komisi II Hj Herawati, menilai manajemen Petro Prabu ruwet ibarat benang kusut.
“Saya masih bingung, kalau di pemerintahan, anggaran ‘kan jelas setiap tahunnya, tapi inikan jumlah karyawan berubah dan bertambah, ini manajemen ruwet ibarat benang kusut,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi II Feri Alwi menilai jumlah karyawan yang ada berdampak pada keuangan Petro Prabu. “Jumlah 74 itu menjadi beban selama ini, karena idealnya sekitar 30 orang pegawai, salah satu penyebab Petro Prabu kurang sehat mungkin itu,” sebutnya.
Plt Petro Prabu Heriyanto mengaku, Petro Prabu berencana untuk melakukan restrukturisasi dan rencana restrukturisasi inilah yang salah satunya mengatasi hal ini. “Artinya kemampuan perusahaan batas sampai mana," pungkasnya. (and)