Tingkatkan Akademik, Anggota DPRD Sumsel Fajar Febriansyah Berharap Guru dan Dosen Penerima Beasiswa LPDP
Fajar Febriansyah Komisi V Anggota DPRD sumsel-Dokumen-
PALEMBANG, KORAN RADAR, ID- Sangat disayangkan ternyata SDM dari Sumsel masuk dalam provinsi terendah penerima Beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), secara nasional Sumsel masuk 15 besar provinsi penerima beasiswa atau dibawah 1000 penerima.
"Bahwa para guru dan dosen yang selama ini pengabdiannya sudah jelas dan nyata untuk mencerdaskan anak bangsa perlu juga ditingkatkan kemampuan nya dan level pendidikan nya sehingga mendapatkan prioritas sebagai Penerima manfaat LPDP,"Kata Fajar Febriansyah Anggota Komisi V DPRD Sumsel kepada awak media Selasa 24 februari 2026.
Dilanjutkan ketua DPD PAN Palembang ini, karena para guru dan dosen tidak perlu diragukan lagi akan kembali mengabdi dan seterusnya.
bahkan sebelum berangkat ke luar negeri status mereka sudah tetap berstatus guru dan dosen jadi ketika telah menyelesaikan pendidikan dengan beasiswa LPDP itu mereka akan kembali ke sekolah dan kampus."sehingga akademik para guru dan dosen akan mengalami peningkatan,"Ujarnya.
BACA JUGA:Legenda Kembali! Toyota Hardtop 2026 Resmi Meluncur dengan DNA FJ40
Sebelumnya, Ditengah ramainya perbincangan WNI yang bernama Dwi Sasetyaningtias yang memamerkan kewarganegaraan baru untuk anak nya (Inggris) karena dia dan suami Arya Iwantoro yang keduanya merupakan penerima beasiswa LPDB ( Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) dibawah Kemenkeu.
Yang Jelas pada tayangan tersebut mencidrai moral dan nurani intelektualitas yang tidak sama sekali dibarengi adab dan rasa syukur empati kepada bangsa negara juga masyarakat Indonesia.
LPDP diprogramkan untuk mendanai kuliah lanjutan S2 dan S3 anak bangsa baik didalam maupun diluar negeri, yang keuangan nya bersumber dari APBN dan dikelola oleh Kemenkeu.
Dari Total APBN untuk pendidikan yang dialokasikan pada tahun 2025 lalu sebesar 724,3 Triliun / 20% dari APBN salah satu untuk LPDP dengan penerima manfaat 10.500 lembaga. Bahkan Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraan terkait RUU APBN TA 2026 juga menyatakan mempersiapkan 11 triliun untuk LPDP.
Tujuan alokasi dan dukungan anggaran tentunya baik. Dan kami terus dukung namun dengan fenomena diatas perlu pembenahan dan penyempurnaan kembali, Utama nya kami usulkan terhadap penerima LPDP keluar negeri bukan hanya diberikan kepada mahasiswa yang baru lulus saja sehingga belum ada pengabdian untuk bangsa dan negara.