MS Kandidat Kuat Dirut BSB, Tunggu Uji Kelayakan OJK
Poto bersama Bank Sumsel Babel (BSB) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tahun 2026.-Salamun/Radar Palembang -
PALEMBANG,KORANRADAR.ID– Kursi Direktur Utama Bank Sumsel Babel (BSB) yang telah kosong selama sekitar delapan bulan akhirnya menemukan titik terang. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tahun 2026, satu nama resmi disepakati untuk diajukan sebagai calon dirut definitif. Sosok tersebut berinisial MS dan kini tinggal menunggu uji kelayakan dan kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengungkapkan bahwa agenda utama RUPSLB kali ini adalah mengakhiri masa kekosongan pucuk pimpinan BSB. Sebelumnya, calon yang diajukan tidak lolos fit and proper test di OJK sehingga pengajuannya dibatalkan.
“Agenda RUPSLB yang paling esensial adalah mengisi kekosongan dirut. Tadi sudah disepakati satu nama untuk diajukan ke OJK,” ujar Herman Deru usai rapat, Kamis (12/2).
Meski belum bersedia membeberkan identitas lengkap, Herman Deru memberi petunjuk bahwa calon dirut tersebut merupakan putra daerah dengan rekam jejak karier di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Inisial MS disebut sebagai kandidat kuat yang dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas untuk membawa BSB naik kelas.
BACA JUGA:20 Tahun Bank Sumsel Babel Syariah, Dari Literasi Syariah hingga Penggerak Ekonomi Daerah
BACA JUGA:Bank Sumsel Babel Hadirkan Layanan Terintegrasi bagi ASN Menyongsong Masa Pensiun
Selama delapan bulan terakhir, posisi dirut dijabat oleh pelaksana tugas. Kondisi tersebut dinilai kurang ideal untuk mendorong akselerasi bisnis dan ekspansi bank pembangunan daerah tersebut.
Karena itu, kehadiran dirut definitif dianggap krusial demi memastikan arah strategi dan penguatan tata kelola perusahaan berjalan optimal.
Di kesempatan yang sama, Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, berharap proses uji kelayakan di OJK dapat berjalan lancar. Ia menilai, jika MS dinyatakan lolos, maka kepemimpinan definitif di BSB akan segera terwujud dan membawa perubahan signifikan.
Menurutnya, tantangan BSB ke depan tidak ringan. Selain meningkatkan daya saing, bank daerah ini juga diharapkan mampu menghadirkan kebijakan suku bunga kredit yang lebih kompetitif dan berpihak pada masyarakat.
BACA JUGA:Bank Sumsel Babel Juara II BERES Award 2025: Menguatkan Harapan Pembangunan Berkelanjutan
BACA JUGA:SLE Index 2026: Bank Sumsel Babel Tangguh di Peringkat Teratas Nasional
Kini, seluruh perhatian tertuju pada hasil uji kelayakan OJK. Jika MS dinyatakan memenuhi syarat, maka babak baru kepemimpinan di Bank Sumsel Babel akan segera dimulai dengan harapan besar menghadirkan transformasi dan memperkuat peran BSB sebagai motor penggerak ekonomi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung