Resmikan Fasilitas Baru, Kelenteng Hun Te Giam KM 7 Palembang Gelar Ritual Kirab Kelilingi Kelenteng
Ketua pembangunan Kelenteng Arifin Makmur didampingi kelenteng Kelenteng Fendi, Wakilnya Akien dan pengurus kelenteng berpose di dalam kelenteng yang baru diresmikan--
PALEMBANG, KORANRADAR.ID – Kabar gembira bagi umat Tri Dharma di Kota Palembang. Kelenteng Hun Te Giam yang berlokasi di Jalan Karya Baru, KM 7 Palembang, sukses menggelar seremoni peresmian Kimtan dan gedung kelenteng baru pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Peresmian ini menjadi tonggak sejarah bagi pengurus dan umat, mengingat fasilitas yang ada kini jauh lebih besar, megah, dan nyaman untuk beribadah.
Rangkaian Ritual Sakral dan Kirab Rupang Dewa
Ketua Pembangunan Kelenteng, Arifin Makmur, didampingi Ketua Kelenteng Fendi dan Wakil Ketua Akien, menjelaskan bahwa prosesi peresmian ini dilakukan dengan sangat sakral melalui dua sesi utama.
Sesi pertama dimulai sejak dini hari, tepat pukul 00.00 WIB, yang dibuka dengan atraksi barongsai yang memukau. Puncak prosesi ditandai dengan Kirab Rupang Dewa, di mana patung dewa diarak mengelilingi area kelenteng sebanyak tiga kali sebagai simbol pembersihan dan pemberkatan tempat.
BACA JUGA:Sambut Tahun Kuda Kayu 2026, Kelenteng Seng Kang Bio Gandus Gelar Ritual Tutup Tahun
BACA JUGA:Targetkan 210 Kantong Darah, Kelenteng Marga Tan Palembang Gelar Aksi Kemanusiaan
BACA JUGA:Sambut Imlek, Ketua Kelenteng Marga Tan Arifin Makmur Gelar Khokun
BACA JUGA:Kelenteng Wie Ceng Keng Gelar Ritual Be Ge
Jadwal Ritual Keagamaan
Memasuki sesi kedua, rangkaian ibadah berlanjut hingga sore hari dengan rincian jadwal sebagai berikut:
-
06.00 WIB: Ritual Ceng Keng.
-
09.00 WIB: Ritual Ciok Siu.
-
14.00 WIB: Ritual Dewa Dapur.
-
15.00 WIB: Ritual Khokun.
"Seluruh rangkaian ritual ditutup dengan jamuan makan siang dan ramah tamah bersama para tamu undangan," ungkap Arifin.
Fasilitas Lebih Luas, Beribadah Lebih Nyaman
Selain renovasi gedung, panitia juga berupaya membangun suasana kekeluargaan. Umat dan tamu undangan disuguhi hiburan karaoke dan atraksi barongsai setelah prosesi ibadah selesai.
“Kami ingin menciptakan suasana hangat. Jadi, setelah umat selesai bersembahyang dan ingin bersantai atau bernyanyi, kami sediakan fasilitasnya,” tambahnya.
Arifin berharap dengan diresmikannya pembangunan ini, Kelenteng Hun Te Giam dapat menampung lebih banyak umat dan memberikan kenyamanan yang maksimal.
"Kami berharap fasilitas yang lebih besar dan bagus ini membuat umat semakin nyaman, sehingga kehadiran mereka untuk beribadah di Kelenteng Hun Te Giam pun semakin meningkat," pungkasnya.