DPD Gerindra Sumsel: Peluang Ratu Dewa Pimpin DPC Palembang Cukup Besar
Walikota Palembang Ratu Dewa--
PALEMBANG, KORANRADAR.ID – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumatera Selatan menyebut peluang Wali Kota Palembang Ratu Dewa untuk memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Palembang cukup besar. Wacana tersebut saat ini masih dibahas secara internal dan belum diputuskan secara resmi oleh partai.
Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD Gerindra Sumsel, Alwis Gani, mengatakan bahwa pembahasan terkait kepemimpinan DPC Gerindra Palembang masih berada pada tahap perencanaan. Rapat lanjutan dijadwalkan akan digelar dalam waktu dekat guna mematangkan wacana tersebut.
“Kita lagi rapat dan baru rencana untuk Kota Palembang. Sabtu nanti akan ada rapat lanjutan. Belum diputuskan, tapi memang diwacanakan, meskipun saat ini kita masih memiliki Ketua DPC, yaitu Prima Salam,” ujar Alwis, Selasa (3/2/2026).
Alwis menjelaskan, jika nantinya Ratu Dewa ditetapkan sebagai Ketua DPC Gerindra Palembang, maka posisi Prima Salam yang selama ini menjabat Ketua DPC Palembang sekaligus Bendahara DPD Gerindra Sumsel akan difokuskan pada jabatan Bendahara DPD. Namun, wacana tersebut masih menunggu proses dan keputusan resmi dari partai.
“Pastinya belum putus. Ada wacana Ratu Dewa sebagai Ketua DPC dan Prima Salam fokus sebagai Bendahara DPD, tapi semua masih dalam proses,” jelas anggota DPRD Sumsel tersebut.
Menurut Alwis, mekanisme penunjukan ketua di Partai Gerindra tidak melalui pemilihan terbuka, melainkan melalui penunjukan langsung oleh Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berdasarkan usulan dan rekomendasi dari struktur partai di daerah.
“Prosesnya dimulai dari DPC yang menggelar rapat bersama PAC se-Kota Palembang. Hasilnya diajukan ke DPD, kemudian DPD melakukan rapat. Jika disetujui, DPD akan merekomendasikan ke DPP untuk diterbitkan Surat Keputusan,” paparnya.
Alwis menambahkan, kewenangan penetapan pengurus partai sepenuhnya berada di tingkat pusat, sementara daerah hanya sebatas memberikan rekomendasi. Meski demikian, untuk kepengurusan DPC, DPD tetap memiliki peran penting dalam mengusulkan figur yang dianggap tepat.
“Untuk pengurus DPC, biasanya DPD ikut memberikan pertimbangan karena lebih mengenal kader di daerah. Tapi keputusan akhirnya tetap di DPP,” katanya.
Lebih lanjut, Alwis menegaskan bahwa di internal Partai Gerindra tidak dikenal masa periode kepengurusan. Siapa pun yang ditetapkan oleh DPP wajib menjalankan tugas sesuai instruksi partai.
“Kami tidak mengenal periode. Ada yang hanya beberapa bulan, ada juga yang lama, tergantung kebutuhan dan keputusan partai,” ungkapnya.
Terkait kriteria calon ketua DPC, Alwis menyebut terdapat sejumlah pertimbangan, mulai dari proses kaderisasi, pengalaman organisasi, hingga posisi strategis sebagai kepala daerah yang diusung Partai Gerindra pada Pilkada.
“Kalau kepala daerah, tentu yang kita usung dan dukung di Pilkada. Tidak mungkin yang didukung partai lain kita ambil,” tegasnya.
Dengan posisi Ratu Dewa yang diusung Partai Gerindra pada Pilkada Palembang 2024 lalu, Alwis menilai hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan kuat untuk merekomendasikannya sebagai Ketua DPC Gerindra Palembang.