Kwarcab Koordinasi Pastikan Akreditasi Kepramukaan Berjalan dan Terbentuk
KOORDINASI: Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Prabumulih gelar rapat koordinasi di SDN 49.--
PRABUMULIH, KORANRADAR.ID - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Prabumulih gelar rapat koordinasi di SDN 49 dengan jajarannya yakni tentang pelaksanaan akreditasi sekolah di bidang ke pramukaan.
Ketua Kwarcab Hermanto mengatakan akan menghidupkan kembali kegiatan kepramukaan di kota Prabumulih dan minta tetap menjaga kekompakan intern jajarannya agar tujuan tercapai.
Pantauan RP Akreditasi sekolah terkait dengan kepramukaan dibahas secara mendalam yang dipaparkan oleh Wakil Ketua Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Kwarcab Prabumulih, Erna Juita.
Ia menyampaikan bahwa fokus utama dari akreditasi sekolah tersebut meliputi kelengkapan syarat akreditasi ,administrasi pendukung dan lainnya.
"Selain itu, Kwarcab juga akan melakukan pembentukan team asesor yang berjumlah 7 orang, dan terdiri dari unsur Pusdatin, Pusdik, dan Puslitbang," sebutnya.
Adapun untuk pendampingan akreditasi sekolah akan dilakukan oleh Ketua Kwarcab, Waka Bidang Penelitian dan Pengembangan, serta Waka Bidang Pembinaan Kepramukaan.
Dalam hal, kepastian kewajiban Pramuka diperlukan tindak lanjut dan kepastian resmi sebagai syarat akreditasi untuk jenjang SD, SMP dan SMA sebagaimana pertanyaan dari Pusinfo, yang akan difollow up melalui surat edaran.
Diakuinya permasalahan administrasi seperti surat-menyurat, Gugus Depan, Musyawarah Gugus Depan (Mugus) menjadi perhatian penting saat rapat koordinasi tersebut, karena Mugus menjadi salah satu syarat utama dalam proses akreditasi.
Adapun beberapa kendala yang dihadapi oleh sekolah-sekolah saat rapat koordinasi tersebut meliputi jarak sekolah yang jauh, keterbatasan biaya, dan belum tersedianya pembina Pramuka tetap.
Adapun solusi sementara yang disepakati saat rapat koordinasi adalah meminjam pembina yang tersedia untuk membatu kegiatan kepramukaan di sekolah -sekolah.
Sedangkan terkait dengan sarana dan prasarana kepramukaan akan diupayakan, serta hak bina akan dihidupkan dan diaktifkan kembali jika diperlukan.
Sedangkan untuk rencana kegiatan lapangan akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2026 langsung on the spot, semua wilayah ranting, dan serentak menggunakan pakaian Pramuka lengkap.
Nah apabila jadwal telah final, maka Kwarcab akan melayangkan surat ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk tindak lanjut secara resmi.
Masih kata dia untuk pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) Pramuka, maka akan dilakukan pembinaan dan pelibatan bantuan dari pihak luar, yang selanjutnya dibina di Kwarcab agar menjadi SDM Pramuka yang siap ditugaskan di lapangan.