Pempek Cek Molek Tembus 17 Loco Cafe KAI, Kuliner Palembang Kian Mendunia
Poto bersama Pemilik PT Cek Molek Indonesia, Yenny Anggraini dan perwakilan PT KAI saat di ajang Pangan Nusa Expo 2025 di BSD City.-Dok/cekmolek-
PALEMBANG,KORANRADAR.ID – Kiprah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Sumatera Selatan terus menunjukkan geliat positif di kancah nasional. Salah satunya ditorehkan PT Cek Molek Indonesia, produsen Pempek Cek Molek asal Kota Palembang, yang resmi menembus jaringan Loco Cafe PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui KAI Services (PT Reska Multi Usaha).
Kerja sama strategis ini membuka jalan bagi Pempek Cek Molek untuk hadir di 17 titik Loco Cafe KAI sekaligus layanan restorasi kereta api di sejumlah kota besar di Indonesia. Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa kuliner tradisional Palembang mampu bersaing dan naik kelas di pasar modern.
Pemilik PT Cek Molek Indonesia, Yenny Anggraini, mengatakan kepercayaan yang diberikan KAI merupakan kebanggaan sekaligus momentum penting bagi UMKM lokal untuk terus berkembang.
“Pempek Cek Molek terpilih sebagai salah satu UKM unggulan. Produk kami akan hadir di Loco Cafe KAI dan restorasi kereta. Ini menjadi kebanggaan karena kami bisa ikut mengangkat kearifan lokal Sumatera Selatan, khususnya Palembang, ke tingkat nasional,” ujarnya.
BACA JUGA:Pempek Cek Molek Buktikan Kualitas, Kantongi Sertifikasi HACCP Sejak 2023
BACA JUGA:Merawat Cita Rasa Palembang, Ais Bangun Pempek Honey dengan Prinsip Kejujuran
Menurut Yenny, kerja sama ini juga sejalan dengan komitmen KAI dalam mendorong pemberdayaan UMKM, khususnya di sektor kuliner lokal yang memiliki potensi ekonomi besar.
Kesempatan emas tersebut bermula dari keikutsertaan Pempek Cek Molek pada ajang Pangan Nusa Expo 2025 yang digelar di BSD City, Tangerang. Event berskala internasional yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia bersama PT KAI pada Oktober 2025 lalu itu menjadi pintu masuk bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produknya ke pasar yang lebih luas.
Ajang tersebut tidak hanya menjadi etalase produk pangan unggulan, tetapi juga membuka peluang business matching melalui proses kurasi langsung terhadap UMKM potensial. Yenny yang juga menjabat Ketua Asosiasi Pengusaha Pempek (ASPPEK) Palembang menilai pola kurasi jemput bola ini sangat efektif.
“Melalui kurasi langsung, seleksi UMKM menjadi lebih tepat sasaran. Ini sangat membantu memperkuat peran UKM dalam mempromosikan produk berkualitas, meningkatkan nilai ekonomi, sekaligus membuka lapangan pekerjaan,” jelasnya.
BACA JUGA:Pempek Minah: Dari Kampung Kreatif hingga Kiriman Frozen ke Seluruh Indonesia
BACA JUGA:Pempek Diva Kirim Pesanan Seluruh Indonesia, Berani Ganti 100 Persen Jika Rusak
Setelah melalui tahapan kurasi, presentasi produk, pertemuan lanjutan, hingga survei oleh jajaran direksi dan pelanggan, Pempek Cek Molek akhirnya resmi menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan KAI.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, mulai Maret 2026 Pempek Cek Molek akan hadir di 17 titik Loco Cafe dan layanan restorasi kereta api yang tersebar di Jakarta, Bandung, Cirebon, Semarang, Purwokerto, Yogyakarta, hingga Surabaya.