Integrasi STAR dan Program PELITA, SMPIT Al Furqon Jadi Role Model Literasi Nasional

SMPIT Al Furqon melalui Program PELITA, Transformasi literasi menjadi role model literasi nasional.--

PALEMBANG, KORANRADAR.ID – Transformasi mutu pendidikan kembali mendapat bukti nyata dari SMPIT Al Furqon Palembang. Melalui integrasi pendekatan STAR dengan Program Penggerak Literasi Al Furqon (PELITA), sekolah ini berhasil menempatkan diri sebagai salah satu role model penguatan literasi dan numerasi di tingkat nasional.

Gerakan ini sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada era Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan literasi dan numerasi sebagai fondasi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. Fokus Nawacita dalam pemerataan mutu pendidikan diterjemahkan melalui penguatan kemampuan dasar membaca, memahami, dan berhitung yang menjadi kunci daya saing bangsa.

Menurut Prof. Abdul Mu’ti, tantangan pendidikan saat ini bukan lagi sekadar buta aksara, melainkan lemahnya fungsi literasi dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, sekolah sebagai benteng pertama pendidikan harus mampu menciptakan ekosistem literasi yang hidup dan produktif.

PELITA: Ekosistem Literasi–Numerasi yang Terstruktur

Di bawah kepemimpinan transformatif Zakiudin, S.Pd.I., Gr., Kepala SMPIT Al Furqon Palembang, Program PELITA dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan insidental, tetapi sebagai ekosistem komprehensif yang melibatkan seluruh unsur sekolah. Lima pilar PELITA ikut menopang ekosistem tersebut, yaitu:

- SALAM (Seputar Al Furqon Mengabarkan): Wadah ide dan kreativitas yang mengasah kemampuan literasi fungsional siswa dan guru.

- Pojok Baca: Sumber bacaan yang hadir dekat dengan siswa, menumbuhkan kebiasaan membaca di kelas.

- Furqon Corner/Mading: Ruang ekspresi dan kreativitas visual siswa.

- Pemustaka Terbaik: Apresiasi bagi siswa aktif membaca, memacu motivasi literasi harian.

- Perpustakaan Digital: Akses literasi berbasis teknologi yang menghubungkan sekolah dan orang tua di rumah.

Kolaborasi seluruh stakeholder sekolah membuahkan hasil menggembirakan. Rapor pendidikan SMPIT Al Furqon pada aspek literasi dan numerasi melesat hingga 97,78%, meningkat 15,56% dari tahun sebelumnya. Selain itu, siswa berhasil memproduksi e-buletin bulanan, terbit tiga buku karya guru dan pelajar, serta terbangun kemitraan literasi nasional dengan Nyalanesia. Prestasi Kepala Sekolah di tingkat nasional semakin menegaskan keberhasilan model transformasi yang dibangun.

Selaras dengan Arahan Presiden: Bangun Kepercayaan Sekolah dan Keluarga

Momentum Apresiasi GTK Nasional kembali menyoroti pentingnya peran guru dalam membentuk karakter generasi bangsa. Presiden Prabowo Subianto menegaskan agar orang tua tidak mudah menyalahkan atau memperkarakan guru, sebab teguran dan nasihat guru adalah bagian dari pendidikan moral anak.

“Anak-anakku, patuhi orang tuamu, hormati gurumu, sayangi teman-temanmu, dan jagalah bangsamu. Merdeka,” pesan Prabowo yang kembali menguatkan esensi pembentukan karakter sebagai fondasi kecerdasan bangsa.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan